Mukidi masuk ke sebuah rumah makan. Ia memesan ayam goreng. Tak lama kemudian sebuah ayam goreng utuh tersaji. Baru saja Mukidi hendak memegangnmya, seorang pelayan datang tergopoh-gopoh.“Maaf mas, kami salah menyajikan. Ayam goreng ini pesanan bapak pelanggan yang disana”, kata pelayan sambil menunjuk seorang pria berbadan kekar dan berwajah preman.
Karena sudah terlanjur lapar, Mukidi ngotot bahwa ayam goreng itu adalah untuknya. Pria bertampang preman itu segera menghampiri meja Mukidi dan menggertaknya,“Awas kalau kamu berani menyentuh ayam itu…!!! Apapun yang kamu lakukankepada ayam goreng itu, akan aku lakukan kepadamu. Kamu potong kaki ayam itu, aku potong kakimu. Kamu putus lehernya, aku putus lehermu..!!!
”Mendengar ancaman seperti itu, Mukidi hanya tersenyum sinis sambil berkata, “Silahkan! siapa takut?”
Sejuru kemudian Mukidi mengangkat ayam goreng itu dan menjilat pantatnya…
Saturday, August 27, 2016
Berlangganan
Bagikan di Facebook
Bagikan di Twitter
Mukidi Lapar, Makan Ayam Goreng
Posted by
arif purwo
at
2:13 AM
Bagikan di Facebook
Bagikan di Google+
